Syaikh Sholih Abalkhail: Berdakwah Amal Makruf Nahi Munkar Harus Dibiasakan Sejak Dini

shape image

Syaikh Sholih Abalkhail: Berdakwah Amal Makruf Nahi Munkar Harus Dibiasakan Sejak Dini


Hidayatullah.com - Dakwah mengajak kepada kebaikan dan mencegah kepada kemunkaran serta kemudharatan (amar makruf nahi munkar) harus dilakukan sejak dini sebab dakwah ini merupakan tugas penting yang karenanya Allâh mengutus para Nabi.

Demikian ditegaskan mustasyar taklim Syaikh Sholih bin Ali Abalkhail dalam acara "Pelatihan Dai Muda Teknik Cerdas Berkomunikasi" yang digelar Yayasan Almuhtasib bekerjasama dengan PP Syabab Hidayatullah yang dibuka pada Sabtu di Bayak Hotel & Resort, Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat(15/04/2017).

"Kemunkaran dan berbagai hal yang dapat mendatangkan kerugian harus dicegah. Kebiasan berdakwah amar makruf nahi munkar harus ditanamkan sejak kecil kepada para generasi muda," kata Syaikh Sholih.

Lebih jauh Syaikh Sholeh menjelaskan, dakwah amar makruf nahi munkar ini harus dilakukan dengan ilmu dan pemahaman yang benar.

Karenanya, tegas dia, kecakapan dalam komunikasi di tengah umat adalah sebuah keharusan. Lebih lanjut dia berpesan dakwah mestilah dilakukan dengan mengedepankan sikap empati dengan menyeru, mengajak dan memanggil orang untuk beriman dan taat kepada Allah sesuai dengan landasan aqidah, syariat dan akhlak Islam.

Saking pentingnya amar makruf nahi munkar, Syaikh Sholih menekankan amar makruf sebagai kewajiban yang selayaknya tak boleh ditinggalkan oleh kaum muslimin.

Sedemikian pentingnya, ditegaskan Syaikh Sholih, hingga ada di antara para ulama Ahlus Sunnah yang menyatakan bahwa Amar Ma’ruf Nahi Munkar merupakan rukun Islam yang ke-6. Hal itu disampaikan dia seraya menukil dalil QS At Taubah ayat 71 yang berbunyi:

_Kaum mukminin dan kaum mukminat sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain, mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar (yakni amar maruf nahi munkar), mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana._

Dalam pada itu Syaikh menyeru setiap dai harus memiliki bekal yang memadai dalam melakukan amar makruf nahi munkar sehingga dengannya ia akan mendapatkan keberkahan amal dan dapat diterima dengan baik oleh objek dakwah.

Selain itu, dakwah harus pula disampaikan dengan teladan kebijaksanaan dan hikmah yakni menyampaikan dakwah dengan arif bijaksana sehingga mampu membangun kesadaran bagi objek dakwah untuk mencintai agama ini tanpa adanya paksaan, tekanan maupun konflik.

Pada kesempatan tersebut Syaikh Sholih juga berharap, selepas dari pelatihan tersebut para peserta yang jumlahnya 30 orang ini dapat melakukan amar makruf nahi munkar dengan selalu mendepankan kearifan Islam. Ia juga meyampaikan terimakasih kepada PP Syabab Hidayatullah yang telah sukses menyelenggarakan acara itu.

Sementara itu Ketua Panitia acara, Ahmad D Rajiv, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Syaikh dan Yayasan Almuhtasib yang sudah berkenaan berkerjasama dengan Syabab Hidayatullah dalam penyelenggaraan acara ini.

Panitia menginformasikan kepada Syaikh bahwa para peserta datang dari berbagai penjuru Jawa. Ada yang datang dari Jawa Timur, ada yang datang dari Jawa Barat, dan kebanyakan peserta datang dari kota Jakarta dan sekitarnya.

"Jumlah peserta yang mendaftar lebih dari 50 orang. Namun panitia hanya menerima 30 orang saja; jumlah ideal sesuai dengan arahan Yayasan Almuhtasib," kata Ahmad Rajiv dalam sambutannya.

Panitia juga menginformasikan bahwa persiapan acara ini hanya tiga hari sebelum​ hari-H. Oleh karena itu, pihaknya memohon maaf sekiranya mungkin ada beberapa hal yang kurang maksimal persiapannya.

Terakhir, panitia berharap agar kerjasama antar Syabab Hidayatullah dengan Yayasan Almuhtasib tidak berhenti sampai di sini saja.

"Semoga daurah ini menjadi awal mula yang baik bagi kerjasama lain ke depannya. Sembari panitia berpesan kepada para peserta agar dapat mengambil manfaat yang sebanyak-banyaknya," pungkas Ahmad Rajiv.  (ybh/hio)

DOKUMENTASI LAINNYA:







© Copyright 2019 Pemuda.org

Form Kesediaan Menjadi Donatur

Pastikan di perangkat Anda telah terinstall Aplikasi WhatsApp

Kirim