Syabab Hidayatullah Bali Tingkatkan Kualitas dengan Internalisasi Gerakan

shape image

Syabab Hidayatullah Bali Tingkatkan Kualitas dengan Internalisasi Gerakan

DENPASAR - Pengurus Wilayah Syabab Hidayatullah Bali yang baru dilantik untuk periode 2017-2019 menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan kiprahnya dengan pertama-tama mengoptimalkan internalisasi gerakan.

Adapun pengurus PW Syabab Hidayatullah Bali periode 2017-2019 adalah Ketua diemban oleh Saudara Apriono, Sekretaris Fahmi Fanhadiant, Bendahara Ahmad Burhani, Kadep Organisasi Muhammad Alwi, Kadep Dakwah Wahid Sajidin, Kadep Perkaderan Muhammad Rasyid, dan Kadep Data dan Informasi Hoppy Wahyudi.

Ketua PW Syabab Hidayatullah Bali sebelumnya, Lukman Hakim, dalam sesi sambutan dan laporannya mengatakan Syabab Hidayatullah Bali perlu terus melakukan penguatan.

"Syabab Hidayatullah Bali meskipun jarang terdengar, namun insya Allah kegiatan dan programnya tetap ada berjalan meskipun tidak sepenuhnya maksimal karena terkendala sejumlah kekurangan," kata Lukman.

Menurut Lukman, Syabab Hidayatullah Bali di bawah kepengursan yang baru ini diharapkan akan semakin mantap dan bergerak dinamis.

Ketua Departemen Data dan Informasi PP Syabab Hidayatullah, Ainuddin Chalik, yang hadir di Denpasar belum lama ini dalam acara pelantikan pengurus baru PW Syabab Hidayatullah Bali, mengatakan masalah klasik yang masih sering mengemuka dalam organisasi pergerakan adalah ketersediaan sumber daya.

"Namun resources yang terbatas jangan sampai menjadikan gerakan mengalami perlambatan. Harus terus diupayakan akselerasi. Dan agar tetap fokus, tujuan yang ingin dicapai adalah titik berangkatnya," kata Ainuddin.

Menurut Ainuddin, bukan perkara sepele untuk mendapatkan sumber daya yang bisa langsung siap pakai dan bisa ditempatkan di mana saja dengan kapastitas yang memadai. Karena itu, menurut dia, perlunya rekayasa untuk melahirkan tenaga kader dengan prototype tersebut.

"Saya mendorong dilakukan pemetaan sumber daya dan kesinambungan manpower planning untuk menyiapkan kader-kader yang siap mengemban amanah kepemudaan Syabab Hidayatullah. Ini juga yang menjadi concern kita di pusat," kata Ainuddin.

Lebih lanjut, menurut Ainuddin, keberlangsungan internalisasi gerakan selain tetap mengikuti dinamika eksternal adalah hal yang tak kalah penting untuk dilakukan terus menerus.

"Internalisasi yakni penguatan ke dalam sambil tetap terlibat secara eksternal. Mantapkan ilmu, mantapkan spiritual, mantapkan koordinasi, tertib organisasi, terutama memantapkan hati agar selalu terpaut semata-mata karena Allah Ta'ala," ujarnya memungkasi.

Sementara itu Aprianto selaku Ketua PW Syabab Hidayatullah Bali yang baru sempat menolak amanah yang diembankan kepadanya. Alasannya, karena merupakan amanah besar karena menuntut adanya tanggungjawab besar lebih-lebih kerja keras.

Namun, aku dia, dengan adanya komitmen untuk saling menguatkan dan memikul amanah ini bersama-sama, ia akhirnya bersedia menerimanya dengan lapang dada. Salah satu komitmennya adalah menguatkan organisasi secara internal yang selama ini menurutnya masih belum sepenuhnya optimal.

"Mohon selalu ada bimbingan dan arahan baik dari abang Lukman selaku pengurus lama Syabab Hidayatullah Bali yang tentu sudah punya pengalaman. Juga arahan dari Pengurus Pusat," katanya mantap. (ybh/hio)


Ketua PW Syabab Hidayatullah Bali, Aprianto (mengangkat telunjuk) didampingi Ketua periode sebelumnya, Lukman Hakim

Ketua Departemen Data dan Informasi PP Syabab Hidayatullah, Ainuddin Chalik
Suasana pelantikan pengurus PW Syabab Hidayatullah Bali di Kota Denpasar pada hari Ahad (26/03/2017)

Luk,man Hakim saat memberikan sambutan dan laporannya

Tampak sejumlah anggota Syabab Hidayatullah Bali yang mengabadikan diri setelah usai acara pelantikan


© Copyright 2019 Pemuda.org

Form Kesediaan Menjadi Donatur

Pastikan di perangkat Anda telah terinstall Aplikasi WhatsApp

Kirim