Bersama Dai Muda Membangun Negeri

Semangat kemitraan dan sinergitas, Pemuda.org berkomitmen menjadi situs charitas dukung pemuda.

Tali Asih Untuk Kukuhkan Kebersamaan

Pemuda.org meyakini bahwa keswadayaan nasional akan mengokohkan kekerabatan kita sebagai manusia.

Bangkitkan Progresifitas Membangun Bangsa

Pemuda adalah pelanjut estafeta kepemimpinan nasional. Merekalah masa depan bangsa tercinta.

Pemberdayaan

Pendampingan dan pembinaan untuk mendukung lahirnya pemuda bangsa yang berdaya guna

Jejaring

Cinta dan kiprah amal bakti membina pemuda hingga pelosok negeri nusantara Indonesia

Kebajikan

Donasi infaq sedekah amal jariyah Anda dukung semai generasi bangsa unggul & berprestasi.

Activities

Latest Updates

Rabu, 25 April 2018

Silaturrahim Pimpinan Ormas Kepemudaan Islam di Kantor PB PMI Teguhkan Persaudaraan


JAKARTA - Pimpinan pusat ormas kepemudaan Islam (OKI) melakukan pertemuan silaturrahim di kantor Pengurus Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia (PB PMI) di Komplek Kantor DPP Syarikat Islam, Jln Taman Amir Hamzah No. 2, Jakarta Pusat, Rabu (25/04/2018).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum Pengurus Besar Pemuda Muslimin Indonesia Ervan Taufiq didampingi Sekjen Feri Ferdian serta pengurus lainnya seperti Awan Setiawan, Feyzal Sam Arif dan Ayi Setiadi selaku tuan rumah.

Tokoh muda lainnya hadir Ketua Umum Pemuda Persatuan Umat Islam (PUI) Rizal Arifin dan Sekjen Kana Kurniawan, Ketua Umum Forum Ketahanan Nasional (Fortanas) Abdul Rachman Sappara, Ketua Umum PP Syabab Hidayatullah Suhardi Sukiman, Ketua Umum Barisan Muda Al Ittihadiyah Muhammad Hasbi dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah Wizdan Fauran Lubis.

Silaturrahim antar OKI ini kian menarik sebab turut berkesempatan dihadiri oleh tokoh nasional yang juga Ketua Umum DPP Syarikat Islam (SI), Hamdan Zoelva.

"Silaturahim ini akan menjadi agenda rutin sebagai sarana menguatkan persatuan dalam membangun agenda-agenda kepemudaan untuk kemaslahatan umat, karena para pimpinan OKI telah membangun kesepahaman bersama bahwa tidak mungkin kerja keummatan ini dipikul hanya satu kelompok saja," imbuh rilis acara tersebut yang diterima Pemuda.org, Rabu (25/04/2018).

"OKI ini harus berada dalam satu gerak bersama seperti yang dikatakan Nabi "Al-mu'minu lil mu'mini kalbunyani yasyuddu ba'dhuhum ba'dha". Ibarat seperti bangunan yang saling menguntungkan antara komponen satu dengan yang lainnya".

Dalam diskusi silaturahim tersebut, beberapa hal yang sangat serius dibicarakan diantaranya, silaturahim OKI ini harus diformalkan sehingga keberlangsungan bisa diukur sehingga mampu mengangkat agenda-agenda keummatan.

Semua OKI yang hadir menekankan program fokus organisasinya pada 4 hal yaitu kaderisasi, dakwah, ekonomi, dan sosial. Pada kesempatan tersebut silaturahim OKI banyak membicarakan sinergi dalam membangun kemandirian ekonomi.

"Sebab program ini jarang menjadi fokus program, padahal kemandirian ekonomi menjadi penting bagi pergerakan setiap organisasi kepemudaan".

Hamdan Zoelva dalam arahannya, menekankan merawat tradisi ini dan berpesan silaturahim OKI ini harus dilakukan secara terus menerus dalam rangka membangun kesepahaman serta keakraban.

Dia menegaskan, OKI juga tidak boleh mengabaikan perjuangan dalam aspek ekonomi. Menurutnya, kegiatan ekonomi para pemuda juga sangat penting dibangun sejak sekarang.

"Apalagi melihat realitas ekonomi masyarakat kita yang sudah  dimonopoli oleh segelintir pihak. Karena itu politik juga harus dibicarakan serta direkayasa oleh para pemuda sebab tidak dipungkiri politik bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita," pesan Hamdan.

Silaturrahim OKI ini bersepakat untuk meneguhkan persaudaraan dalam rangka berkiprah bersama untuk kemaslahatan umat, agama, nusa dan bangsa.

Sebelumnya, pertemuan OKI ini telah digelar di kantor PP Syabab Hidayatullah, Komplek Gedung DPP Hidayatullah, Jln Cipinang Cempedak I/14 Otista, Jakarta, Jum'at (20/04/2018), yang dihadiri para pimpinan OKI.

Pada pertemuan perdana tersebut mengemuka wacana terbentuknya forum silaturrahim antar organisasi pemuda untuk semakin menguatkan langkah bersama sesama ormas kepemudaan Islam.

Jumat, 20 April 2018

Pimpinan Ormas Pemuda Islam Gelar Pertemuan Silaturrahim


JAKARTA - Pimpinan pusat ormas pemuda Islam nasional melakukan pertemuan dan silaturrahim di kantor Pengurus Pusat (PP) Syabab Hidayatullah, Komplek Gedung DPP Hidayatullah, Jln Cipinang Cempedak I/14 Otista, Jakarta, Jum'at (20/04/2018).

Diantara tokoh muda tersebut hadir Ketua Umum PP Syabab Hidayatullah Suhardi Sukiman didampingi Kadep Data dan Informasi Ainuddin Chalik, Ketua Umum Barisan Muda Al Ittihadiyah Muhammad Hasbi didampingi Sekjen Eko Wardoyo, Ketua Umum Jaringan Pemuda & Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Yosse Hayatullah, Pengurus Pusat Pemuda PUI Rizal Arifin dan Yanto Syarif, Pengurus Pusat Pemuda Dewan Dakwah Fajri Tanjung, dan Pengurus PB Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) Feyzalsam Arief.

Dalam pertemuan silaturrahim yang dimulai selepas shalat Asar itu dilakukan dialog dan diskusi santai tentang isu-isu aktual dewasa ini serta menjajaki peluang sinergi kolaborasi antar organisasi pemuda.

Pada pertemuan tersebut juga mengemuka wacana terbentuknya forum silaturrahim antar organisasi pemuda untuk semakin menguatkan langkah bersama sesama ormas Islam kepemudaan.

Pimpinan ormas pemuda ini serempak menyambut baik gagasan tersebut dan berharap semakin mengintensifkan jalinan silaturrahim semacam ini.



Hadirin juga sepakat pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam merajut kerja-kerja keummatan yang menuntut adanya sinergi antar sesama umat Islam dan elemen bangsa.

Selain itu, dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut sempat disiinggung eskalasi politik dalam negeri belakangan ini.

Dalam pada itu, ormas pemuda Islam memandang pentingnya merawat persatuan dan soliditas dalam menghadapi tahun politik 2019 mendatang.

Benang merah dari pembahasan isu tersebut, ormas pemuda Islam memiliki peranan penting dalam melakukan pencerahan dan pendidikan politik kaum muda.

Sepenarian dengan itu, kesadaran  atau melek politik yang terus membiak di kalangan umat harus selalu dijaga dan dikembangkan.

Pimpinan ormas pemuda Islam ini menyepakati untuk terus menjalin komunikasi dan silaturrahim guna mengeratkan ukhuwah antar sesama OKP nasional.

Ormas pemuda juga saling membuka diri untuk melakukan kolaborasi dan kemitraan strategis. Silaturrahim  tersebut ditutup dengan ramah tamah santap malam bersama.*

Jumat, 05 Januari 2018

Dukung Pesantren Mahasiswa Dai Cetak Mahasiswa Unggul Berprestasi

JAKARTA - Tentu tak sedikit pemuda khususnya mahasiswa muslim yang ingin mendalam dan mempelajari agamanya dengan baik. Namun, banyak yang tak kesampaian karena merasa tak memiliki cukup waktu atau lingkungan yang kurang mendukung.

Guna memenuhi harapan kebutuhan mahasiswa dalam pendidikan dan penguatan ajaran agama, kini telah hadir Pesantren Mahasiswa Dai (PESMADAI) sebagai wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas diri.

Syabab Hidayatullah sebagai penggagas Pesantren Mahasiswa Dai berkomitmen untuk terus menggalakkan pendidikan dan dakwah dalam rangka memajukan umat dan bangsa tercinta.

Pendidikan diutamakan dalam rangka mencetak generasi muda bangsa yang berkualitas secara intelektual, spiritual dan emosional. Sedang dakwah dihidupkan sebagai gerakan pembinaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Syabab Hidayatullah berupaya selalu mendorong menggencarkan gerakan memakmurkan masjid, mengkaji al-Qur’an, sambil membuktikan bahwa mereka yang aktif di masjid adalah orang-orang yang selalu siap membantu lingkungan dan membangun bangsa.

Para peserta Pesantren Mahasiwa Dai akan diantar dengan bimbingan penambahan ilmu dan wawasan keislaman berupa kajian diniyah, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan (leadership) dan kerelaan berkorban untuk sesama.

Melahirkan Dai Sarjana adalah dambaan kita semua dimana dai sarjana sarat dengan kemampuan agama yang memadai ditopang kemampuan intelektual yang mumpuni sehingga dalam kiprah ia akan semakin banyak memberikan kemanfaatan kepada masyarkat dan bangsa Indonesia secara luas.

Dengan lahirnya generasi muda yang memiliki disiplin ilmu ditopang dengan kecakapan agama sebagai basis moral dalam praktik kehidupan keseharian, maka menyongsong Indonesia sebagai pusat peradaban Islam dunia betul-betul akan menjadi kenyataan.

Kini Pesmadai telah menyelenggarakan program pendidikan intensif selama 2 tahun di Ciputat dan Margonda Depok. Rumah Pesmadai di Ciputat diisi oleh 25 orang peserta dan Rumah Pesmadai Margonda 20. Sebelumnya, Pesmadai telah mengawali kiprahnya degan pendirian Rumah Pesmada di Jakarta Selatan. Tersebab keterbatasan ruang inilah, sehingga sementara ini pengelola Pesmadai terpaksa harus membatasi jumlah peserta.

Tidak saja output yang dihasilkan Pesmadai diharapkan bisa menghafal Al Qur'an minimal 6 Juz selama 2 tahun, mahasiswa peserta Pesmadai juga memiliki karakter luhur sebagai seorang muslim yang unggul, memiliki kemampuan tahsin bersanad, hafal Hadits Arbain, menguasai terjemah Al Quran juz 1-3, menguasai teori dan praktek tajwid, berahklak mulia, berjiwa entrepreneur, memiliki kemandirian ekonomi, dan memiliki kecakapan leadership.

Pesmadai ingin mencetak generasi muda muslim yang unggul berprestasi tidak saja di bidang akademik science, teknologi, atau ilmu dunia lainnya sebagaimana bidang studi yang digeluti di kampus, melainkan juga memiliki kecakapan ilmu agama sehingga tak perlu ada ada lagi dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum.

Dengan adanya islamisasi ilmu pengetahuan semacam ini yang menyatukan ilmu keduniaan dengan keislaman, maka insya Allah, kelak akan mengantar bangsa ini menjadi pusat peradaban Islam dunia yang membanggakan.

Namun, usaha mulia ini tidaklah sederhana. Kesungguhan perlu ditopang dengan pemenuhan banyak perangkat pendukung yang dibutuhkan guna suksesnya penyelenggaraan program keummatan ini. Dukungan Anda, sekecil apapun itu, sunggguhlah sangat berarti.

Karenannya, kami mengajak kepada segenap elemen masyarakat dan simpul-simpul umat tak terkecuali pemerintah juga institusi swasta lainnya, untuk mendukung Pesantren Mahasiswa Dai.

Semoga jerih payah dan sumbangsih donasi yang Anda berikan dicatat di sisi Allah Ta'aala sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir sampai kapanpun yang kelak mendapatkan anugerah balasan kebaikan di dunia maupun di akhirat, Aamiin.

“Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik”. (QS. al-A’raf : 56)

“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (QS. Ar Rahman : 60)

“Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik.” (QS. An-Nahl : 30)  
 
View More Posts

Photo Gallery

Articles

Copyright © 2017 Pemuda.org